Cerita Orang Pulau Komodo yang Percaya Satu Leluhur dengan Komodo

cerita-orang-pulau-komodo-yang-percaya-satu-leluhur-dengan-komodo

Cerita Orang Pulau Komodo yang Percaya Satu Leluhur dengan Komodo – Bagi wisatawan yang mampir ke Pulau Komodo, kemungkinan melihat Komodo sebagai hewan yang fantastis sekaligus mengerikan. Namun bagi penduduk Pulau Komodo, kadal terbesar di dunia ini dianggap setara bersama dengan mereka. Berbagai kisah turun temurun di penduduk Pulau Komodo yakin bahwa mereka berasal berasal dari leluhur yang sama bersama dengan komodo. “Orang Pulau Komodo berasal dari pernah memanggil komodo bersama dengan sebutan ora yang bermakna adalah orang. Nama komodo itu sebenernaya diambil alih berasal dari nama kampung, kampung modo,” kata keliru satu ranger di Taman Nasional Komodo Loh Liang waktu kunjungan Kompas.com bersama dengan pemenang lomba foto Indonesia Sustainable Tourism Award Festival 2019

Cerita Orang Pulau Komodo yang Percaya Satu Leluhur dengan Komodo

cerita-orang-pulau-komodo-yang-percaya-satu-leluhur-dengan-komodo

ravensnfljerseyshop.com – Cerita rakyat paling populer perihal Komodo adalah Putri Naga Komodo. Alkisah seorang putri yang dipanggil Putri Naga melahirakan dua anak. Satu adalah bayi manusia yang diberi nama Si Gerong yang dibesarkan bersama dengan manusia lain. Satu lagi adalah bayi komodo bernama Orah yang dibesarkan di hutan. Suatu hari Si Gerong berburu rusa di hutan. Lantas di semak-semak keluar kadal raksasa yang tak lain adalah komodo Orah.

Si Gerong yang kaget bersiap membunuh komodo tersebut bersama dengan tombak, Putri Naga keluar dan menyuruh Si Gerong untuk berhenti. Ia menjelaskan bahwa Si Gerong dan Orah adalah kembar. Putri Naga memberi perintah terhadap Si Gerong untuk memperlakukan Orah bersama dengan setara karena mereka bersaudara. Kisah tersebut yang menjadi alasan bagaimana orang-orang Pulau Komodo mampu hidup berdampingan bersama dengan komodo di dalam satu pulau yang sama. “Cerita Putri Naga ini kemungkinan telah lama sekali, tapi banyak juga cerita yang berjalan puluhan tahun ini,” kata ranger Pulau Komodo. Ia mengisahkan penduduk Pulau Komodo dahulu adalah petani asam. Karena perlu panen pohon asam di hutan, maka bayi rela tak rela ditinggal di pondok. Seorang bayi diceritakan menangis konsisten menangis karena ditinggal ibunya bekerja. Saat si bayi dihampiri oleh petani lain, betapa terkejut mereka tersedia komodo yang berada di dekat bayi dan mengelus bayi tersebut untuk menenangkannya.

“Ada juga cerita nenek-nenek tua, yang terjatuh dekat komodo. Kalau dipikir telah tentu mati karena insting komodo hewan buas. Si nenek itu lantas ingat cerita turun temurun bahasa komodo. Ia berharap komodo jangan memakannya bersama dengan bahasa itu, lantas komodonya pergi,” kata ranger tersebut. Berbagai kisah tersebut memicu orang Pulau Komodo yakin bahwa mereka dan komodo sebetulnya miliki jalinan erat. Untuk itu orang Pulau Komodo tak samasekali berani menyakiti komodo, mereka hidup berdampingan di dalam Pulau yang miliki luas 390 kilometer persegi.

Cerita Orang Pulau Komodo yang Percaya Satu Leluhur dengan Komodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top